Teman-teman, berikut adalah kisah petualangan saya dalam mencari sesuatu yang mahal, yaitu kesehatan. Saya bertualang ke negeri seberang dalam rangka mencari penyelesaian dari telinga saya yang bermasalah. Ya, telinga saya, sudah lebih dari 6 bulan saya mendengar suara memompa dari dalam telinga saya, seperti "wus wus wus" selama 24 jam, all time.Dari info yang saya dapat, teman saya menganjurkan agar saya mencoba berobat ke Glen Eagles, Penang Malaysia. Terus terang saya sudah hands up dengan dokter2 yang ada di Indonesia, karena solusinya adalah operasi penggantian tulang stapes/sanggurdi, itu yang saya hindari.
Dengan nekatnya, Berangkatlah saya tanggal 26 Oktober ke Batam, nyebrang naik ferry ke Singapore. Pengalaman pertama naik MRT tak terlupakan :) bingung tak mengerti caranya, tapi dikit2 sih mulai ngeri deh, rencananya saya akan menuju lavender mrt station dan naik bis transtar yang menuju Penang. Perjalanan sekitar 10 jam saya lewati dengan banyak tidur, bisnya nyaman, jalannya lancar.
Saya bertemu dengan penghubung saya di Penang, Ibu Osslyn namanya, saya langsung diantar ke apartemennya, mandi, dan langsung ke Glen Eagle Hospital untuk bertemu dokter Oh Ewe Lik, ahli THTnya sana. Namun hasilnya sama saja dengan Jakarta, saya disuruh Ops, huh, berat juga sih, tapi.... kalo memang begitu, mau gimana lagi.Saya putuskan saya akan kembali saja ke Jakarta via Medan hari minggunya, jadilah hari sabtunya saya jalan-jalan.
Penang itu kotanya bagus, bersih, nyaman deh buat istirahat, jauh dari kesan bising. Ada beberapa tempat yang saya kunjungi, antara lain Kek Lok Si temple, Bukit Bendera, Penang Butterfly Garden, Batu Feringgi dan Botanical Garden. Gambar di sebelah adalah foto saya di Kek Lok Si temple, sebuah kuil dimana bahan bangunannya asli di impor dari Cina semuanya.

Juga ada yang sangat menarik perhatian saya, yaitu Bukit Bendera. Jadi disediakan kereta yang berjalan diatas rel yang naik keatas gunung dengan sudut kemiringan mencapai 45 derajat. Naiknya aja makan waktu 1/2 jam. Pemandangannya luar biasa, bagus banget. Saya naik sekitar pukul 18.00. Saya bisa melihat kerlap-kerlip lampu di kota Penang. Pokoknya lupa deh sama mal function-nya kuping saya, hehehehe....

No comments:
Post a Comment