Tuesday, November 20, 2007

Road to Arabia

Go International, cross the country……. Kali ini saya dapat kesempatan kembali untuk keluar negeri untuk menjadi guide di acara pameran the 3rd OPEC SUMMIT yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi.

Yahhh.. setelah persiapan yang berlarut-larut, campur aduk dengan mid test dan urusan kerjaan yang mendesak, akhirnya saya berangkat menuju Riyadh pada tanggal 11 November 2007. Ditemani oleh pak Rizwi, kami naik emirates dengan 3 kali transit, duh capenya… yang terparah adalah transit di dubai, 12 JAMMMMM….. bener-bener jadi inget filmnya Tom Hanks, Terminal. Mondar mandir di duty free, hihihihi…. Tidur, makan, muter-muter…. ya gitu terus.
Akhirnya kami tiba di Riyadh pada hari senin malam pukul 19.30 local time (23.30 WIB). Kami dijemput orang pertamina dan seorang Arabian yang bernama Turki, orangnya simpatik, bisa bahasa Indonesia, Inggris dan ngerti sedikit Jawa, hihihihi….
Kami nginep di Apartemen Al Hayath Tower, cukup apik dan lokasinya dekat dari tempat pameran.

Ketika pameran dimulai hari selasa, duuuhhh… memang masih banyak kekurangan dari booth Negara kita ini, namun pihak Pertamina sudah berusaha maksimal, dan saya tetap salut atas dedikasinya. Cukup menyenangkan berada di arena pameran, ketika booth kita didatangi oleh seorang pangeran Arab dan Menteri Energi Arab Saudi, Ali Al Naimi (Kalo ga salah), sekjen OPEC Mr.Al Badri dan terutama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bapak Purnomo Yusgiantoro dan pengunjung-pengunjung lainnya, hati ini jadi senanggggg deh…. Dah gitu ajang ini juga jadi arena perburuan souvenir nih, lumayan juga saya dapat souvenir banyak, thanks to bapak Amir Hamzah dari BP Migas, hehehe…

Kesan dari kota Riyadh adalah… tandus, panas, sepi di waktu siang ramai di waktu malam, jam dan hari kerja yang aneh keanehannya yaitu jam kerja 9 pagi-1 siang, setelah itu jam 1 – 4 siang istirahat, jam 4 sore – 9 malam kerja lagi….. udah gitu kalo azan untuk sholat memanggil, semua toko harus tutup, terus hari liburnya adalah Kamis dan Jumat, Sabtu Minggu masuk… aneh bener ya.. , kesan lainnya adalah… ya ampiunnn… mobilnya bagus bagus banget… impor por por dari luar negeri… Porsche, Ferrari, GMC, Ford, Hummer, Jaguar, BMW dan Mercy Sport berseliweran di jalanan, dan katanya sih, disini bensin harganya diatas 1000 perak aja. Dasar orang kaya.

Bersama teman-teman kami bermain ke SUK (pasar) tuk belanja dan juga ke pusat perhatiannya Riyadh, Kingdom tower….. sebuah gedung yang luar biasa tingginya dan sangat unik, bentuknya seperti bukaan botol, dimana diantara dua towernya terdapat sebuah jembatan. Pemandangannya luarrrrrrrrrrr biasa,





Setelah selesai wara wiri di Riyadh, saya diajak ke kota Jeddah oleh rekan kantor saya, pak Rizwi yang mau menunaikan ibadah umroh, padahal saya sudah pesan tiket pulang hari sabtu, jadi deh di mundurin pulang 1 hari, jadi hari minggu, dasar tukang keluyuran. Kami pun goes to Jeddah pada hari Sabtu tanggal 17 November 2007, perjalanan adalah 1 jam 40 menit dengan harga tiket sekitar Rp 750 ribu. Kami nginep di hotel Al Waha, di daerah Bani Malik (ah ga ngerti deh)….. Jeddah lebih kecil dibanding Riyadh, tidak ada bangunan pencakar langit (pencakar langit Cuma ada 2 di Riyadh, Kingdom Centre dan Al Faisaliyah), tapi kota ini lebih ramai turisnya dibanding Riyadh, dan juga kota inikan gerbangnya ibadah haji…. Saya puyeng kesini, abis jarang yang ngerti bahasa inggris, dan juga disini ga ada pak Turki yang mengayomi kami semua :p Saya pergi ke Fountain/air mancur yang katanya tertinggi di dunia. Saya tiba pukul 3 dan nongkrong dulu di restoran CHUE (Choice How U Eat), karena toko-toko lagi tutup bobok siang dan diluar masih puanasss… jam 4 saya jalan lagi, lihat-lihat dan jam 6 sore saya tongkrongin deh itu fountain, dannnnnnnnnnnnnn….. kok sampe jam 18.30 ga ada apa2 ya???? Tanya kiri kanan, mereka Cuma geleng-geleng, sedihnya… L Akhirnya saya tinggalkan fountain dengan sedih… tapi… ya nikmati ajalah.


Jadi total perjalanan saya kira-kira 1 minggu di arab Saudi ini, saya kok tetap merasa kangen dengan kota Jakarta yah? Kota yang sudah saya hafal betul lika-liku nya, puterannya, tempat tongkrongannya….. dah gitu kangen juga sama orang-orang yang selalu mengelilingi saya….. hihihihi…. Mellow deh…. Tapi saya sangat bersyukur, pengalaman saya bertambah lagi, hidup Cuma sekali…. Hargailah itu (halahhh… )

No comments: